In magic-and in life-there is only present moment, the now. You can’t measure time the way you measure the distance between two points. “Time” doesn’t pass.

We human beings have enormous difficulty in focusing on the present; we’re always thinking about what we did, about how we could have done it better, about the consequences of our actions, and about why we didn’t act we should have. Or else we think about the future, about we’re going to do tomorrow, what precautions we should take, what dangers await us around the next corner, how to avoid what we don’t want and how to get what we have always dreamed of.

is there something wrong? Yes, there is. But at this precise moment, you also realize that you can change your future by bringing the past into the present. Past and Future exist only in our memory. The present moment, though, is outside of time, it’s Eternity. In Indonesia, we use the word “karma”, for lack of any better term. But it’s a concept that’s rarely given a proper explanation. It isn’t what you did in the past that will affect present. It’s what you do in the present that will redeem the past and thereby change the future.

“You’re not here anymore. You’ve got to leave in order to to return to the present.”

-me feat. myredmac, at 23:23-

I have died everyday waiting for you …

ada yang harus dilepaskan untuk tahu rasanya lega. ada yang harus menghilang untuk tahu rasanya sesal.

Before you talk, listen. Before you react, think. Before you criticize, wait. Before you pray, forgive. Before you quit, try.

satoras:

Tiga kata itu tertulis di sana, di sayap pesawat kertas yang senja tadi kuterbangkan rendah. Semoga sampai di kotamu, walau kutahu, angin terkadang berubah arah.

2 notes

Lembut dan Santunnya Cinta dan Kasih Digambarkan AL-QUR’AN

AL-QUR’AN LEMBUT DAN SANTUN

Penggambaran Cinta Al-Qur’an memberikan gambaran cinta dan kasih dengan bahasa yang indah, santun dan mudah dimengerti makna dan hikmanya :

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, QS. 56:35-37

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan Sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

QS. 30:21

Ayat QS. 30:21 seringkali dicantumkan dalam kartu undangan pernikahan, tanpa tafsiran, hal ini menunjukkan ayat ini indah, sopan dan mudah dimengerti. Bandingkan dengan ayat-ayat dalam Kidung Agung, cari kartu undangan perkawinan orang Kristen yang memuat ayat ini, pasti tidak ada, karena akan dinilai tidak sopan, vulgar dan tidak ada makna apa-apa yang dapat diambil dari ayat-ayat Kidung Agung.

Penggambaran Hubungan suami-Istri Al-Qur’an telah mengatur kehidupan suami istri dengan bahasa yang mudah, lembut, santun dan indah, walaupun tanpa kevulgaran namun sangat mudah untuk dipahami maksudnya :

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah:”Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintakan Allah kepadamu…. QS. 2:222

Allah SWT memilihkan kata mendekati dan mencampuri untuk mewakili kata berhubungan badan, siapapun dapat mengerti maksud ayat tersebut dan mengambil pelajarannya, mudah, lembut, santun, indah dan tidak vulgar. Mari kita lihat lagi firman Allah SWT yang menggambarkan kebolehan menggunakan metode apa saja untuk hubungan suami istri :

Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki….. QS. 2:223

Sebuah kalimat yang lembut dan santun, memberikan gambaran yang indah, yang sangat menghargai wanita dan laki-laki, yang wanita merasa seperti sawah yang memberikan manfaat bagi kehidupan, dan yang laki-laki merasa mempunyai kebebasan yang luas untuk bercocok tanam. Tidak ada keharmonisan yang seindah keharmonisan antara petani dengan sawahnya. Begitulah firman Allah SWT mengalir begitu indah bersama hikmahnya, tidak ada satu katapun yang tidak mempunyai arti.

Sumber: Taufikur Rahman

:)

LIFE is RISK

..FAILURE IS SUCCESS…

as you do it anyway!! cause if you fail, you will learn. Just keep on trying!!


..WHEN YOU FAIL…

Move On!!! your life is too important to be stood still.. and the best things to do is to find and reach your passion.


..WHEN YOU PASSIONATE…

you will find your true happiness.


and…

..WHEN YOU’RE SUCCESSFUL…

don’t be complacent, keep on practicing. success is never a state. It’s a journey!!

1 note

I’m Risk Taker!! :D

tiba-tiba teringat percakapan dengan dosenku, Pak Taufikur Rahman dulu..

Pak Taufik: Dhiny, kamu misalnya nanti kalo dikasih uang 1milyar sama suamimu. kamu mau apain?

saya: (dengan santainya saya menjawab) Mau main saham, Pak!!

Pak Taufik: Wah! istri yang penuh risiko..

saya: #eeh —__—”

Pak Taufik: saya saja yang orang finance belum berani..

saya: (dalam hati) trus? mau saya aja yang kelola dananya Bapak?! *ngarep yaa…* hihihihi :P

mana yang lebih aman investasi pada OBLIGASI atau SAHAM?

Dari sudut pandang investor..

Obligasi itu tidak akan mendapatkan capital gain, makanya cocok untuk investasi PASIF jangka panjang.

Obligasi (surat hutang) dianggap lebih aman daripada saham karena kita yang “ngutangin” perusahaan, jika perusahaan suatu saat collapse, maka kewajiban yang lebih dahulu dilunasi yaitu kepada pihak ketiga, dan jika masih ada sisa maka akan dibagikan kepada investor. 

Kalo saham, itu berarti kepemilikan perusahaan, maka jika perusahaan bangkrut maka investor juga bangkrut.


(ini salah satu pertimbangannya, tentu masih banyak pertimbangan-pertimbangan lain sebelum kita memutuskan investasi pada obligasi atau saham.. :D ) 

*sumber setelah “mencuri ilmu” dari Pak Agus Kurniawan. hehehe.. Makasih lho Ko,eh Pak.. :D

1 note

ansyel:

Kenapa NO SESSION?

Karena saya sudah tidak mau lagi menemani orang untuk menguntit :D.

*walau sebenarnya seru juga. haha*

Awalnya bukan mau menguntit, hanya mau menemani seorang teman yang sedang galau lahir - batin serta untuk menepati janji (berhubung hari itu memang sedang tidak ada…

2 notes